Kedondong merupakan buah tropis yang banyak tumbuh di Asia Selatan, Asia Tenggara. Di Indonesia, buah kedondong mudah ditemukan dan seringkali dikonsumsi. Rasa asam yang dimiliki buah ini memberi sensasi segar tersendiri bagi siapapun yang menyantapnya.
Buah ini kerap hadir dalam rujak atau diolah menjadi asinan. Buah kedondong menjadi banyak nutrisi. Daging buah kedondong merupakan sumber zat besi dan vitamin C. Bahkan buah kedondong yang belum matang mengandung sekitar 10% pektin.
Berikut nutrisi yang terkandung dalam 100 gram buah kedondong:
- 41 Kalori
- 0,1 gram lemak
- 88 gram air
- 233 SI (Satuan Internasional) vitamin A
- 30 mg vitamin C
- 2,8 mg zat besi
- 15 mg kalsium
- 22 gram fosfor
Selain itu, kedondong juga mengandung serat dan vitamin B kompleks, seperti tiamin dan riboflavin. Ekstra buah dan daun kedondong juga memiliki sifat anti mikroba, dan trombolitik yang kuat.
Manfaat buah kedondong sebagai berikut:
Kandungan vitamin A dalam buah kedondong juga penting untuk kesehatan visual atau mata. Vitamin ini mendistribusikan obyek yang ditangkap oleh retina mata ke otak untuk menciptakan gambar.
- Obat Sakit Perut Dan Diare
Gunakan ± 15 gram kulit batang kedondong yang masih segar lalu cuci sampai bersih. Setelah dicuci kemudian dipotong-potong kecil, Rebus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Setelah air rebusan dingin segera saring, dan air hasil saringan bisa diminum 2x sehari.
Buah kedondong diketahui kaya vitamin A dan zat aktif yang sangat berguna untuk meredakan dan mengobati luka borok atau akibat terbakar. Konsumsi buah ini untuk penyembuhan luka dari dalam.
Buah kedondong banyak mengandung zat besi yang baik dalam meningkatkan jumlah sel darah merah dan mengatasi anemia. Karena itulah buah ini sangat baik dikonsumsi ibu hamil dan penderita anemia.
Tak hanya buah kiwi dan mangga saja yang mengandung vitamin C, sebab kedondong juga memiliki kandungan yang sama. Kandungan vitamin C dapat melindungi molekul penting, seperti protein, lipid (lemak), karbohidrat, dan asam nukleat (DNA dan RNA) dari kerusakan yang diakibatkan radikal bebas, racun, ataupun polusi. Radikal bebas merupakan salah satu faktor penyebab penuaan dini.
- Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi
Adanya kandungan fosfor yang terdapat pada buah kedondong sehingga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.
- Mengontrol Kadar Kolesterol
Selain sebagai antipenuaan, vitamin C pada kedondong juga bisa mengontrol kolesterol dalam darah. Buah kedondong memiliki banyak kandungan yang baik untuk tubuh. Salah satunya kandungan antioksidan yang tinggi sebagai salah satu zat pencegah kanker.
Selain itu, kedondong juga mengandung serat makanan dan konstituen kompleks vitamin B, seperti tiamin dan riboflavin.
Rutin konsumsi buah kedondong dipercaya dapat menjadi obat alami menurunkan risiko penyakit kanker.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar